Multimedia and Game Event (MAGE) merupakan acara rutin tahunan yang diadakan oleh Teknik Komputer ITS. Tema yang diangkat saat kami mengisi talkshow yakni Realization for the Advancing Future. Selain talkshow, juga ada kegiatan seperti pameran, workshop, dan kompetisi. Khusus untuk yang terakhir, tahun ini ada empat jenis yang dilombakan. Di antaranya adalah kompetisi cipta game, apps, IoT, dan juga ada kompetisi e-Sport.

 

 

Kami sendiri mengisi seminar kali ini dengan materi bagaimana memulai tim dalam pengembangan game. Ada kelebihan dan kekurangan tersendiri apabila kamu tertarik membuat tim ataupun memilih bergerak sendiri ketika akan terjun ke industri game. Saat memilih membentuk tim, maka perlu ditanamkan pemahaman bahwa setiap anggota harus memiliki variasi kemampuan yang saling melengkapi.

Umumnya dalam sebuah studio game, terdapat beragam jenis pekerjaan. Di antaranya seperti game designer, project manager, programmer, graphics artist, animator, story writer, music composer, game dan finance. Tidak menutup kemungkinan bahwa ketika baru memulai sebuah tim, anggota-anggota di dalamnya akan merangkap tugasnya. Salah satu anggota kami pernah merangkap programmer, game designer, serta project manager ketika mengerjakan Lobster Empire.

 

 

 

Satu hal terpenting yang harus dimiliki oleh tim adalah kemampuan menyelesaikan proyek. Ketika memulai pengembangan game, alangkah baiknya untuk membatasi scope dari game. Jangan sampai terlalu luas sehingga tim yang baru terbentuk tidak mampu menyelesaikannya dan kehabisan mood untuk mengerjakan. Kembangkan sampai batas kemampuan tim dan segera rilis untuk mengambil pengalaman dari proses tersebut. Gunakan pengalaman tersebut untuk mengembangkan game yang jauh lebih baik.

Similar Article