Menjadi praktisi tidaklah semata-mata terpisah dari dunia akademis. Kebutuhan akan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dan siap memenuhi kebutuhan pasar menjadi hal yang tidak dapat dielakkan di dunia industri. 


 

 

Di sisi lain, perguruan tinggi diharapkan dapat melahirkan tenaga intelektual yang mampu mengaplikasikan ilmunya di dunia nyata, khususnya dunia kerja.  Untuk pemahaman yang lebih baik, sejatinya teori akademik perlu didukung dengan penjelasan konkret tentang kondisi di lapangan, dengan kata lain praktiknya di dunia nyata.  Sehingga, mahasiswa memahami manfaat nyata dari ilmu yang diajarkan untuk menyelesaikan problem yang ada di masyarakat. 

 

Pada dasarnya, perguruan tinggi dapat menjadi corong yang menghubungkan antara industri dengan dengan sumber daya manusia terdidik dan terlatih yang dibutuhkan oleh pasar. Sejalan dengan hal tersebut, Maulidan Games memiliki komitmen serius untuk memajukan dunia pendidikan. Maulidan Games meyakini peran penting ilmu akademik dalam mendorong produktivitas dengan lebih cepat dan efisien tanpa meninggalkan kualitas.

 

Di sisi lain, pengalaman sebagai praktisi bisnis juga dapat menjadi ilmu berharga bagi para mahasiswa. Maka, kami mendukung adanya sinergi yang baik antara praktisi dengan akademisi.  Oleh karena itu, tim berupaya menjalin kerjasama dengan berbagi ilmu seputar game development dan automation.  Maulidan Games turut pula memotivasi para mahasiswa untuk merencanakan masa depan dan berkarya selangkah lebih maju. 


Hal ini dibuktikan dengan adanya kerjasama antara Maulidan Production dengan salah seorang dosen dari Fakultas Teknik Informatika Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, Bapak Imam Kuswardayan, S.T,M.T. Dalam kesempatan tersebut, kami mendapatkan kehormatan untuk menjadi tamu dalam demo Final Project mata kuliah yang diampu oleh beliau. Agenda tersebut mengharuskan para mahasiswa membuat game dalam waktu satu semester secara berkelompok. Di akhir semester, mereka harus mempresentasikan karya mereka untuk penilaian akhir. Di sini, tim Maulidan Games mendapatkan kesempatan untuk menjadi juri. Juri akan memilih 3 (tiga) game terbaik dari sepuluh finalis telah dipilih oleh dosen. Tim yang lolos menjadi 3 terbaik akan mendapatkan hadiah eksklusif dari Maulidan Games.   

 

Sesi demo game oleh salah satu peserta

 

Sesi demo diawali dengan presentasi dari masing - masing kelompok mengenai konsep game yang mereka buat. Secara umum, mereka menawarkan konsep yang variatif. Salah satu tema menarik yang diangkat adalah penggabungan tema horor dengan permainan yang  berkonsep matematika.


Setelah sesi presentasi, acara dilanjutkan dengan sesi sharing bersama Maulidan Bagus Afridian Rasyid, S. Kom. Beliau adalah pendiri sekaligus pemilik Maulidan Games. Dalam acara tersebut, Maulidan memperkenalkan profil Maulidan Games serta pengalaman beliau dalam mengelola sebuah tim developer. Dalam sesi tersebut, Maulidan memberikan pengantar dan banyak wawasan dalam dunia game development. Beliau tidak segan berbagi tips bermanfaat bagi mahasiswa yang berminat untuk menekuni dunia game development, diantaranya jenis mata kuliah yang harus dipelajari, wawasan tentang development cycle, bagaimana memanajemen pekerjaan sambil kuliah, dan lain-lain.  Di sela-sela sesi, beliau juga memperkenalkan komunitas game developer Surabaya yang populer dengan nama  GADAS (Game Developer Arek Suroboyo). Beliau menjelaskan tentang kegiatan rutin GADAS dan agenda tahunan yang akan digelar GADAS yaitu "Global Game Jam".  

 

Acara menjadi lebih hidup ketika Maulidan secara spontan memberikan soal tanya jawab kepada mahasiswa disela-sela sesi sharing. Mahasiswa yang antusias dan menjawab dengan benar berhak mendapatkan hadiah merchandise spesial dari Maulidan Games 

 

Penyerahan hadiah kepada 2 (dua) pemenang Best FP

 

Di penghujung acara, 2 (dua) kelompok terbaik diumumkan oleh juri. Mereka yang beruntung adalah Yunan Helmi Mahendra dkk sebagai pemenang utama dengan gamenya yang berjudul "My Pet Bird". Game ini adalah game simulasi memelihara burung yang kaya fitur. Yunan dan tim berhak mendapatkan total hadiah uang senilai Rp 1.000.000,00 serta merchandise eksklusif dari Maulidan Games and Apps Production. Sedangkan pemenang kedua diraih oleh  Imaduddin Al Fikri dkk dengan gamenya yang berjudul "Operuntion", sebuah game platformer matematika yang fun dan mendebarkan. Imaduddin dan tim mendapatkan total hadiah uang senilai Rp 500.000,00 serta merchandise eksklusif dari Maulidan Games and Apps Productions. Selamat untuk para pemenang !

Similar Article