Di awal Maret tahun ini, Maulidan Games memperoleh undangan untuk mengisi kuliah perdana dari angkatan 2016 D4 Jurusan Teknik Informatika Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS). Bertempat di Lantai 6 Gedung Pascasarjana PENS, CEO Maulidan Bagus Afridian Rasyid memberikan materi terkait dengan industri IT. Acara ini juga merupakan kelanjutan dari kegiatan pelatihan dosen di PENS yang sempat dilaksanakan Maulidan Games sebelumnya.

 

 

Materi dibuka dengan penjelasan akan masalah-masalah dalam dunia IT berdasarkan kacamata kami sebagai startup teknologi. Hal-hal ini kami rasa merupakan tantangan masa depan bagi teman-teman mahasiswa ke depannya. Tren dunia IT yang begitu cepat berubah, kebutuhan bisnis yang menginginkan kecepatan dalam development, serta begitu banyak aplikasi yang dirilis tiap tahunnya menjadi momok yang selalu dipikirkan oleh para developer IT. Khusus untuk Indonesia, sulit sekali menemukan lulusan-lulusan yang siap kerja. Apa yang dilahirkan oleh institusi akademis belum bisa memenuhi kebutuhan industri.

Dalam mengatasi hal tersebut, Maulidan Games memberikan beberapa alternatif solusi bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuannya lebih jauh. Khususnya mahasiswa IT, mereka harus mulai menganalisa kekuatan dan kelemahan mereka sebagai generasi Z. Tidak hanya itu, mindset sebagai pengguna framework harus mulai ditransformasikan. Mahasiswa harus mengasah kemampuan pemrograman mereka sehingga mampu menciptakan sendiri tool ataupun framework sendiri, sehingga tidak selalu tergantung pada produk-produk yang sudah ada.

 

 

Selain memberikan materi, kami juga mengadakan kuis pemrograman berhadian untuk menguji kemampuan komputasional para mahasiswa. Kami sengaja memilih dua mahasiswa terbaik yang ditunjuk sendiri oleh teman-temannya. Keduanya adu cepat pemrograman dengan CEO Maulidan Games langsung, dengan maksud menyimulasikan bagaimana rasanya bekerja dalam tekanan waktu.

Di sesi akhir acara, kuliah tamu ini ditutup dengan memberikan kisi-kisi yang akan menjadi pekerjaan rumah para mahasiswa yang tertarik dengan dunia pengembangan framework. Mulai topik paling dasar, pemrograman berorientasi obyek, sampai yang paling tinggi, design patterns, semuanya harus dipahami mahasiswa di luar kepala. Tanpanya, Indonesia tidak akan mampu bersaing dengan akademisi-akademisi IT mancanegara. Selamat berkarya kepada mahasiswa PENS!

Similar Article