Bertepatan dengan acara yang diadakan oleh Gedung Creative Digital Hub (Gerdhu), Maulidan Games berkesempatan melakukan pitching dan business matching di hotel Luminor, Surabaya. Bersama dengan 12 startup lain secara bergantian, kita mempresentasikan model bisnis dan hal-hal yang berkaitan dengan masing-masing bisnis yang dijalankan. Selain Maulidan Games, ada Ternaknesia, Refreshin, Tavest, Imooji, dan masih banyak lainnya.  

 

 

Berbagai orang dari beragam latar belakang ikut hadir dalam menyaksikan acara ini. Di antaranya seperti inkubator Indigo, BEKRAF, OJK, SociopreneurID, BUMN Jamkrindo, Disperindag, Jawa Pos, business consultant, serta teman-teman startup di Surabaya. Mereka ikut meramaikan acara yang diadakan selama dua hari. Hari pertama memiliki agenda pitching untuk startup-startup Surabaya dan hari kedua yakni Focus Group DIscussion (FGD) dalam rangka pembahasan ekosistem startup di Surabaya.

 

 

Maulidan Games berkesempatan melakukan presentasi tentang manuver-manuver baru selama tahun 2017 ini. Termasuk di dalamnya adalah tentang game-game untuk pasar Steam, antara lain: Legion Tale, Multishop Tycoon Deluxe, Lobster Empire, Aquaponics Life, Spy of Deimos, dan Project Pico School (judul tentatif). Dan hasilnya beberapa calon partner cukup tertarik untuk berbicara lebih lanjut mengenai prospek kerjasama, Salah satu yang paling menarik yakni kerjasama untuk pengadaan game edukasi bersama Ibu Dessy Aliandrina dari SociopreneurID.

Pada hari kedua, pembahasan mengenai ekosistem startup di Surabaya dimulai oleh perwakilan dari Gerdhu dan BEKRAF. Selanjutnya perwakilan dari media, seperti Jawa Pos, ikut mengisi sesi presentasi. Diskusi ini diharapkan bisa mensinergikan beragam program yang dimiliki oleh beragam pihak terkait, seperti media, pemerintah, industri, dan akademi. Gerdhu sebagai salah satu inkubator berbasis komunitas pun menguatkan komitmen mereka dalam mewujudkan ekosistem startup Surabaya yang sehat. 

 

Similar Article